Aruskata.com, Samarinda – Perencanaan pembangunan yang tepat tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan data yang akurat. Atas dasar itu, DPRD Kota Samarinda memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai sensus ekonomi merupakan instrumen penting untuk menggambarkan kondisi perekonomian masyarakat secara menyeluruh.
Menurutnya, data yang diperoleh nantinya harus mampu menggambarkan kondisi nyata yang terjadi di lapangan sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat oleh pemerintah.
“Data yang dihasilkan harus merefleksikan kondisi riil masyarakat dan dunia usaha agar kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” katanya.
Novan menjelaskan bahwa berbagai program pembangunan, mulai dari pengembangan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja hingga penguatan sektor ekonomi daerah, sangat bergantung pada kualitas data yang tersedia.
Karena itu, DPRD Samarinda berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang kredibel, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan data yang baik, pemerintah daerah akan lebih mudah menentukan prioritas pembangunan serta mengalokasikan anggaran secara efektif.
DPRD Kota Samarinda memandang Sensus Ekonomi sebagai bagian penting dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat. Hasil sensus nantinya diharapkan mampu menjadi pedoman dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kota Samarinda. (adv/gby)
