Aruskata.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota untuk memperluas sumber pembiayaan pembangunan melalui penguatan kemitraan dengan dunia usaha. Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menilai program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendukung pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurut Iswandi, banyak perusahaan yang menjalankan aktivitas bisnis dan memperoleh manfaat ekonomi di Kota Samarinda. Karena itu, perusahaan diharapkan turut mengambil peran dalam mendukung pembangunan melalui program CSR yang tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan, dalam pertemuan bersama sektor perbankan, DPRD sempat mempertanyakan bentuk kontribusi CSR yang telah diberikan untuk Kota Samarinda. Hal tersebut menjadi perhatian agar keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan dapat semakin ditingkatkan.
Iswandi menilai kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta akan membuka peluang pembiayaan berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan sinergi yang baik, pemerintah dapat mengoptimalkan pembangunan tanpa membebani kemampuan fiskal daerah secara berlebihan.
Selain memperkuat komunikasi dengan pelaku usaha, ia juga mendorong pemerintah menyusun mekanisme dan regulasi yang jelas terkait penyaluran CSR. Langkah tersebut penting agar program yang dijalankan perusahaan selaras dengan kebutuhan pembangunan dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.
DPRD Kota Samarinda berharap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha terus diperkuat sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pemanfaatan CSR yang terarah, berbagai kebutuhan pembangunan di Kota Samarinda diharapkan dapat dipenuhi secara lebih optimal. (adv/gby)
