Aruskata.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda meminta PT PLN (Persero) mempercepat proses pemulihan pasokan listrik sekaligus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap infrastruktur kelistrikan setelah terjadinya pemadaman di sejumlah wilayah Kota Samarinda. Gangguan tersebut dinilai berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan manajemen PLN telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam audiensi bersama DPRD sekaligus menjelaskan bahwa gangguan terjadi akibat masalah teknis pada sistem jaringan dan gardu induk. Saat ini, proses perbaikan terus dilakukan dengan target pemulihan berlangsung secepat mungkin.
Menurut Helmi, keandalan pasokan listrik menjadi kebutuhan mendasar yang menopang aktivitas ekonomi maupun kehidupan sehari-hari. Pemadaman yang terjadi tidak hanya mengganggu operasional pelaku usaha, tetapi juga aktivitas rumah tangga yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik.
Selain meminta percepatan penanganan gangguan, DPRD juga mendorong PLN melakukan evaluasi terhadap kualitas infrastruktur jaringan distribusi, terutama di kawasan pinggiran Kota Samarinda. Infrastruktur kelistrikan yang andal dinilai penting untuk menjamin keselamatan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan wilayah yang terus berkembang.
DPRD juga mengharapkan adanya sinergi yang lebih erat antara PLN dan Pemerintah Kota Samarinda dalam penataan jaringan kelistrikan agar sejalan dengan rencana tata ruang wilayah. Dengan perencanaan yang terintegrasi, pengembangan infrastruktur listrik diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Melalui koordinasi yang terus diperkuat, DPRD Kota Samarinda berharap pelayanan kelistrikan semakin andal, gangguan serupa dapat diminimalkan, serta kebutuhan masyarakat dan dunia usaha terhadap pasokan listrik yang stabil dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (adv/gby)
