Bukan Sekadar Destinasi, DPRD Ingin Pariwisata Samarinda Jadi Sumber PAD

img 3732.remini enhanced

Aruskata.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda lebih serius mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Potensi wisata yang terus tumbuh dinilai belum sepenuhnya dikelola sehingga peluang ekonomi dan penerimaan daerah masih terbuka lebar.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan sejumlah destinasi dan aktivitas wisata di Kota Tepian mulai berkembang dan memiliki potensi untuk menjadi penggerak ekonomi baru.

Namun, menurutnya, pertumbuhan tersebut perlu diikuti dengan kehadiran pemerintah melalui pengelolaan, penataan, serta pengembangan kawasan yang lebih terarah.

“Pariwisata yang ada di Kota Samarinda ini banyak mulai tumbuh, tapi pemerintah kota belum hadir di sana. Ini juga menjadi sumber PAD kita,” ungkap Deni, Senin (17/8/2026).

Deni menilai pengembangan pariwisata tidak semata-mata harus dilakukan dengan menambah pungutan kepada masyarakat. Pemerintah justru dapat membangun ekosistem ekonomi di sekitar destinasi wisata agar semakin banyak aktivitas usaha yang tumbuh.

Kehadiran pusat kuliner, usaha kreatif, jasa transportasi, hingga berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan wisata dinilai dapat memberikan dampak berantai terhadap perekonomian daerah.

Selain mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, pengembangan destinasi wisata juga dinilai dapat membuka ruang bagi investasi baru di Samarinda. Karena itu, pemerintah diminta mampu melihat sektor pariwisata sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi jangka panjang.

Deni mengatakan masih terdapat berbagai potensi ekonomi daerah yang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap kas daerah. Kondisi tersebut menjadi alasan DPRD mendorong Pemkot melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber PAD.

“Jadi kita menggali lebih dalam lagi, tapi tidak memberatkan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, penguatan PAD tidak harus selalu bergantung pada sektor pajak konvensional. Pemerintah perlu memperluas basis penerimaan dengan mengembangkan sektor-sektor produktif yang sekaligus mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

DPRD Samarinda berharap Pemkot dapat menyusun strategi pengembangan pariwisata yang lebih konkret, mulai dari penataan destinasi, peningkatan fasilitas, promosi, hingga penciptaan iklim investasi yang mendukung.

Dengan pengelolaan yang lebih serius, sektor pariwisata diharapkan tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan lapangan usaha, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat kemampuan fiskal Kota Samarinda. (adv/gby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *