Iswandi: Kenaikan BBM Berpengaruh pada Biaya Distribusi

poko

Aruskata.com – DPRD Kota Samarinda menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi berpotensi mendorong inflasi serta kenaikan harga barang di pasaran.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM sejak 18 April 2026 telah berdampak pada sektor transportasi sebagai penopang utama distribusi barang dan jasa.

“Mau tidak mau tingkat inflasi bisa naik karena hampir semua sektor bergantung pada transportasi,” ujarnya.

Menurutnya, biaya transportasi memiliki kontribusi signifikan dalam struktur biaya produksi, bahkan dapat mencapai sekitar 30 persen.

Kondisi tersebut membuat kenaikan harga BBM berdampak langsung terhadap harga barang di tingkat konsumen.

DPRD juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan. (gby/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *