Teras Samarinda Diusulkan Meluas hingga Tempekong, Romadhony Optimistis Ekonomi Tumbuh

teras aruskata

Aruskata.com, Samarinda – Pengembangan kawasan Teras Samarinda hingga Tempekong dinilai berpotensi memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Rencana perluasan kawasan tepian Sungai Mahakam itu diharapkan mampu menghadirkan pusat aktivitas baru yang memadukan wisata, perdagangan, dan ruang publik.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama, optimistis pengembangan tersebut dapat meningkatkan daya tarik tepian Mahakam. Terlebih, rencana pembangunan yang disampaikan mencakup fasilitas penunjang seperti hotel dan kawasan pertokoan.

“Harapannya nanti Teras Samarinda dikembangkan sampai ke Tempekong. Di sana akan ada hotel dan kawasan pertokoan, sehingga pembangunan di tepian sungai dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya, Rabu (14/10/2026).

Menurut Romadhony, keberadaan fasilitas pendukung dapat membuka peluang usaha baru dan mendorong aktivitas perdagangan di sekitar kawasan. Peningkatan kunjungan masyarakat maupun wisatawan juga diharapkan memberikan efek positif terhadap perputaran ekonomi lokal.

Ia menilai pengembangan tepian Sungai Mahakam memiliki nilai strategis karena sungai tersebut merupakan bagian penting dari sejarah dan identitas Kota Samarinda. Karena itu, penataan kawasan tidak semestinya hanya berorientasi pada keindahan kota, tetapi juga perlu memperhatikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Jika dikelola secara terencana, kawasan Teras Samarinda berpotensi menjadi ruang yang mengintegrasikan aktivitas wisata, perdagangan, dan interaksi masyarakat. Pengembangan tersebut juga diharapkan membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh seiring meningkatnya aktivitas pengunjung.

Romadhony menilai arah pembangunan yang menjadikan Sungai Mahakam sebagai elemen utama sudah sesuai dengan karakter Samarinda. Identitas tersebut perlu dipertahankan sekaligus diperkuat melalui pengembangan kawasan tepian sungai yang memiliki fungsi lebih beragam.

“Kalau saya lihat, arah pembangunan yang dilakukan saat ini sudah sesuai karena tetap menjadikan Sungai Mahakam sebagai identitas utama Kota Samarinda,” tutupnya.

(adv/gby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *