Aruskata.com, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Samarinda di halaman parkir Balai Kota, Jalan Kesuma Bangsa Nomor 82, Kamis (1/10/2026).
Upacara tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi negara sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam ikrar yang dibacakan, Helmi mengingatkan bahwa sejak kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, berbagai ancaman terhadap keutuhan NKRI telah terjadi, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Sejak diproklamirkannya kemerdekaan, berbagai rongrongan terhadap NKRI telah terjadi,” demikian salah satu bagian ikrar tersebut.
Ikrar itu juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai ancaman yang dapat melemahkan Pancasila. Nilai-nilai luhur Pancasila dinilai menjadi landasan utama dalam memelihara persatuan, memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menjaga keberagaman masyarakat Indonesia.
“Semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai Pancasila harus terus diperkuat,” lanjut Helmi saat membacakan ikrar.
Pada bagian akhir, ikrar memuat tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Komitmen tersebut diarahkan untuk memperkokoh kebersamaan serta menegakkan kebenaran dan keadilan demi menjaga keutuhan NKRI.
Helmi Abdullah saat dikonfirmasi awak media KumalaNews.id melalui pesan WhatsApp membenarkan bahwa dirinya dipercaya membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dalam upacara yang diselenggarakan Pemkot Samarinda tersebut.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi persatuan dan keutuhan bangsa.
(adv/gby)