Achmad Sukamto Nilai Potensi Aset Daerah Belum Dioptimalkan

anggota komisi ii dprd samarinda achmad sukamto

Aruskata.com — DPRD Kota Samarinda kembali menyoroti kinerja Perusda Varia Niaga yang dinilai belum mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, DPRD menilai potensi besar aset daerah yang dikelola perusahaan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan daerah.

Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda Achmad Sukamto menegaskan, setoran PAD sekitar Rp500 juta dalam LKPJ Tahun Anggaran 2025 masih jauh dari harapan.

Menurutnya, angka tersebut tidak sebanding dengan besarnya aset dan fasilitas milik pemerintah yang digunakan dalam berbagai kerja sama usaha.

“Lahannya milik pemerintah, fasilitas dibangun menggunakan APBD, tetapi daerah hanya mendapat bagian kecil. Ini tentu harus dievaluasi,” ujarnya.

Sorotan DPRD juga tertuju pada pola kerja sama dengan pihak ketiga yang dinilai lebih menguntungkan mitra dibanding pemerintah daerah.

Karena itu, DPRD Samarinda mendorong perubahan besar dalam sistem pengelolaan aset daerah dengan menerapkan skema profit sharing yang lebih adil dan transparan.

Achmad Sukamto bahkan mengusulkan pola pembagian hasil yang lebih proporsional agar aset produktif daerah benar-benar mampu menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi Kota Samarinda.

“Ke depan kita ingin setiap aset daerah memberikan manfaat maksimal bagi keuangan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Melalui evaluasi tersebut, DPRD Samarinda berharap pengelolaan Perusda ke depan dapat lebih profesional, transparan, dan mampu meningkatkan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. (adv/gby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *