Meriahkan HUT RI, DPRD Sediakan Layanan Kesehatan Gratis

dsc1441

Aruskata.com, Samarinda – Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Samarinda tahun ini dikemas berbeda oleh DPRD Samarinda. Alih-alih menghabiskan anggaran untuk perlombaan dan seremoni tahunan, anggaran yang tersedia diarahkan pada kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, salah satunya melalui cek kesehatan gratis (CKG).

Anggota Komisi II DPRD Samarinda Viktor Yuan mengatakan, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan momentum kemerdekaan lebih bermakna. DPRD ingin perayaan 17 Agustus tidak hanya dirasakan di lingkungan internal lembaga, tetapi dapat melibatkan dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas.

“Kami telah membahas beberapa agenda untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan. Spesialnya, cek kesehatan gratis ini bukan cuma untuk anggota DPRD atau pegawai di sini, tetapi terbuka luas untuk seluruh masyarakat Samarinda,” kata Viktor, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, layanan kesehatan gratis menjadi salah satu bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata. Masyarakat diberikan kesempatan memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.

Konsep tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan yang bersifat hiburan. Dengan kondisi masyarakat yang beragam, pemberian akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan dinilai memiliki manfaat yang lebih luas dan dapat dirasakan lintas kelompok.

Viktor berharap masyarakat Samarinda dapat ikut merasakan dan memeriahkan HUT ke-81 RI. Momentum tersebut, kata dia, harus menjadi ruang untuk memperkuat rasa syukur sekaligus membangun kepedulian terhadap sesama.

“Harapan kami, 17 Agustus nanti betul-betul dimeriahkan oleh seluruh lapisan masyarakat Samarinda. Ini adalah wujud syukur kita bersama bahwa Indonesia telah merdeka,” ujarnya.

Di tengah semangat pembangunan daerah, Viktor juga mengingatkan pentingnya memastikan berbagai hasil pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari bertambahnya fasilitas, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu meningkatkan kualitas hidup warga. (adv/gby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *